Ibunda......Telah lama aku merindukan sosoknya, kasih sayangnya, perhatiannya, dan cintanya. Aku memang tak akan bisa lagi memegang kedua tangannya yang penuh cinta, tak akan bisa lagi merasakan belaiannya yang mengantarkanku pada mimpi indah ketika mata ini sulit untuk terpejam, dan tak akan bisa lagi memuji masakannya yang terlampau lezat melebihi restaurant termahal yang ada di dunia. Tak bisa kutahankan air mata dan gemuruh detak jantungku yang memburu seperti ombak yang sedang pasang jika aku merindukannya. Ingin rasanya aku berteriak sekencang yang aku mampu, barangkali Tuhan mau mengembalikkan ibuku. tapi aku mengerti itu hanya sebatas tindakan bodoh dan agak gila. Terkadang aku menangis di dalam senyuman bila aku melihat seorang anak yang sedang bercengkrama dengan ibunya. Kapan aku akan merasakannya lagi? tanyaku dalam hati. Mungkin sekarang aku masih bisa menahankan perasaan rinduku pada ibu, namun bagaimana nanti aku bisa bertahan bila rasa rindu ini telah di ubun-ubun? aku terdiam. Dalam hati aku berkata, aku kangen Ibu......
![]() |
| Ny. Misbah Suryani Nasution |
