Sabtu, 05 November 2016
Jauh.
Akulah jauh. Jauh untuk kata tahu, jauh untuk kata dekat, jauh untuk
kata sering. Aku terlalu jauh untuk mengetahui siapa dirimu. Aku terlalu
jauh untuk mendekat kepadamu. Serta terlalu jauh untuk sering berusaha
mencari tahu dan mendekatimu. Berhakikat pada keyakinan dan segenggam
perasaan yang lapang namun menyamar. Akulah mata, yg memperhatikanmu.
Akulah cermin yg meyakinkanmu untuk tetap pada cantikmu. Akuah yg
menunggumu...mendukungmu untuk bahagia, meski bukan akulah yg
kau puja. Aku adalah pengamat yang selalu belajar, untuk menemukan
cara terabadi membawamu pada ketenangan. Akulah pengagummu yang tak
berani berusaha mendekat. Kau adalah merpatiku. Cukup dengan melihat
sayap-sayap putihmu yang mampu membawamu terbang ke arah bahagia, cukup
sudah membuat aku tersenyum. Percayalah dalam setiap sayap yang kau
kepakkan, ada doaku dalam harapan untuk keindahan di setiap harimu. -SAA
Langganan:
Komentar (Atom)