Senin, 27 April 2015
Menanti
Jika cinta berawal dari mata, berarti aku belum diizinkan untuk menggapainya. Jika rasa tercipta dari usaha, maka aku telah mencapainya. Jika mengharapkanmu adalah ilusi, aku berikhtiar menjadikanmu nyata. Jika menanti adalah muslihat yang dibenci, aku akan menjadikannya imaji yang tak berarti. Mencermatimu lebih jauh dalam nurani, tanpa seorangpun yang mengerti. Aku percaya pada ketenangan jalan Tuhan yang aku yakini sanggup membawamu dalam nirwanaku. Menyaksikan serpihan-serpihan kesedihan yg tersusun untuk dibahagiakan. Kala waktunya telah tiba, hanya diirimu yang tersisa dalam keceriaan yg telah lama aku persiapkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar